Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

Tangis Beku

Gambar
Mungkin pikir mereka aku bohong. Mungkin pikir mereka aku berlebihan. Mungkin juga pikir mereka aku terlalu terobsesi dengan Facebook . Tak ada yang mengertikanku ketika aku bilang aku mempunyai soulmate di facebook. Mereka memang tak mengerti tetapi jika mereka mengerti, aku ingin bilang "Dia itu motivatorku, dia itu baik lebih dari teman-teman disini, dia itu membangkitkan" Tapi sebanyak apapun aku berkata, tak ada yang mengerti perasaanku. Rasaku beda terhadapnya, tak seperti rasaku pada kekasihku. bahkan rasaku lebih kepadanya dibanding rasaku kepada kekasihku.  Sebelum seperti ini, aku dan dia bagaikan kunci dan gembok yang tak bisa terpisahkan tetapi kini aku dan dia seperti tali yang terputus. Terputus itu karena aku tapi Aku bukan punya pengganti. memang aku memiliki pengganti yaitu pengganti yang jauh seperti dirimu. Itu bukan pengganti tetapi orang baru. mengapa ku anggap orang baru karena sunggunh tak ada yang menggantikan dirimu. Dia jauh berbeda darimu. ...

Empat Tahun

Gambar
Empat tahun lamanya bukan waktu yang singkat untuk saling mengenal. Banyak hal yang telah kita bagi bersama dalam kesedihan maupun kebahagiaan. Kau hadir dengan sebuah pelita yang tak pernah terpadamkan, kau menerangi hariku memberi harapan yang baru. Kau adalah semangat untuk jiwa dan ragaku. Empat tahun lamanya memang bukan waktu yang singkat untuk semua ini. Jika aku boleh berkata, maka akan kukatakan 'aku selalu menyangimu'. Kau selalu ada disini di dalam lubuk hatiku, jauh di dalamnya lagi hingga kau tak terganti. Empat tahun lamanya aku selalu beharap dan berusaha untuk bisa bertemu. Tapi nyatanya jarak dan waktu mengekangku. Hingga saat ini kita tak jua pernah bersua melepas rasa rindu. Empat tahun lamanya aku selalu ingin membuat sesuatu denganmu agar aku bisa bersamamu selalu. Mungkin aku salah, menjadikan semua yang kita buat sebagai tiket untuk bisa selalu bersama. Bersama denganmu adalah sebuah kebahagiaan untukku. Empat tahun lamanya akhirnya kau temuka...

Pelukan

Gambar
Cerpen Mashdar Zainal (Suara Merdeka, 24 Februari 2013) Ilustrasi oleh Putut Wahyu Widodo SETIAP pagi, di depan gerbang sekolah, Hardi selalu menyaksikan adegan peluk-memeluk yang begitu menggetarkan. Pagi-pagi, sebelum masuk ke dalam kelas, Hardi selalu berdiri berlama-lama di depan gerbang sekolah, demi menghitung adegan peluk-memeluk yang ia saksikan, yang begitu indah dan ia idam-idamkan. Mata Hardi menyipit dan hampir tak berkedip mengawasi Siska dipeluk dan dicium mamanya sebelum masuk kelas. Sepulang sekolah, ia juga selalu memperhatikan bagaimana Bram meloncat-loncat setelah dipeluk kakeknya, sebelum masuk ke dalam mobil jemputan. Ia juga selalu melirik Bu Guru yang sangat suka memeluk erat-erat anaknya yang masih TK, dengan bonus kecupan di kening. Banyak sekali adegan peluk-memeluk yang ia saksikan sepanjang hidupnya, dan ia hanya bisa menggigit jari. Membayangkan tubuhnya yang kecil dapat memeluk atau dipeluk seseorang. Hardi merasa, hidupnya sangat menderita. ...

Kopi Darat

Gambar
Ini kisah tentang Rhino, anak kelas 1 SMK Garuda. Beberapa bulan ini Rhino begitu sering memandang laptop, setiap kali memandang laptop ia jadi senyam-senyum sendiri mirip orang kurang waras. Rhino seperti terkena penyakit jejaring sosial. Jika ia sudah berada di depan laptop bisa-bisa ia lupa kapan harus makan. Laptop selalu jadi sarapannya setiap pagi. Seperti ada pergeseran budaya sarapan laptop di pagi hari, yah syukurnya itu nggak bikin persediaan makanan habis dan juga meringankan pekerjaan Bi Inah alias Bi Inah nggak usah repot-repot nyiapin makanan buat Rhino. Tapi efeknya pembayaran listrik jadi sedikit membengkak, karena sarapannya berubah jadi menu listrik. “Den, Aden Rhino,” suara Bi Inah memanggil dari depan pintu kamar Rhino. “Iya Bi, ada apa?” teriak Rhino dari dalam kamarnya, ia lagi begitu asik di depan laptopnya, chatting bersama wanita pujaan hati yang nun jauh disana. Entah itu benar-benar wanita atau seseorang yg berubah menjadi wanita. “Ini ada temannya den,...

Tertulis Di Hatiku

Gambar
Tetulis di hatiku lima huruf yang mengajarkanku bagaimana caranya mencinta. Bahwa cinta tak hanya menerima tetapi juga memberi. Dan cinta bukan hanya menyayangi tapi juga saling memahami. Saling peduli, saling mengerti, dan saling berbagi itulah cinta yang kau ajarkan padaku. Tertulis di hatiku dua suku kata yang mengingatkanku akan dirimu. Dua suku kata yang selalu ada dalam benakku. Dua suku kata yang selalu terngiang di telingaku. Tertulis di hatiku konsonan dan vokal yang dirangkai menjadi sebuah nama yang takkan pernah kulupakan. Nama yang selalu memberikan semangat bagiku. Semangat untuk membuatku terus maju melawan kerasnya dunia. Tertulis di hatiku sebuah nama yang tidak akan pernah aku lupakan untuk selamanya.