Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

Rindu

Gambar
UNTAIAN kata tak mampu kutorehkan untuk mengungkapkan semua perasaanku. Inilah aku yang akan selalu menyayangimu. Di sini aku selalu merindumu. Rindu yang hadir setiap saat, bahkan disaat aku terjaga dalam pekatnya sang malam. Malam membangunkanku, mengajakku menulis bersama lara hati yang dalam. Aku lara karena tak jua bisa berjumpa. Aku yang selalu terlara-lara bersama separuh jiwa. Malam memuncak dan perlahan-lahan bergulir menjadi subuh. Aku masih tetap terjaga memandangi potretmu, yang selalu mampu menenangkan jiwaku. Kau satu-satunya keindahan dalam hidupku. Kau adalah kerinduan terbesarku. Aku rindu. Aku yang selalu merindu. Aku rindu tulisan-tulisan yang kau buat khusus untukku. Aku merindukan setiap sisi kehidupanmu. Baik-buruk, senang-sedih, ceritakan saja ... aku merindukannya. Aku rindu padamu.

Peluk

Gambar
Peluk ADA keanehan yang menyembul keluar dan kini menguasai pikiranku, yang membuat aku berjarak dengan diriku sendiri dan memunculkan satu tanya: mengapa kulakukan ini? Keanehan lain menyusul, yakni jawaban muncul dengan sendirinya tanpa proses berpikir: memang ini jalannya. Itukah yang dinamakan firasat? Menahun sudah aku tahu, hari ini akan tiba. Tapi bagaimana bisa pernah kujelaskan? Aku menyayangimu seperti kusayangi diriku sendiri. Bagaimana bisa kita ingin pisah dengan diri sendiri? Barangkali itulah mengapa kematian ada, aku menduga. Mengapa kita mengenal konsep berpisah dan bersua. Terkadang kita memang harus berpisah dengan diri kita sendiri; dengan proyeksi. Diri yang telah menjelma menjadi manusia yang kita cinta. Sedari tadi kamu seperti orang kesakitan, merangkul erat badanmu sendiri dengan mulut terkatup rapat dan rahang mengencang. Aku ingin bilang, aku paham kenapa kamu sakit. Namun tak sepatah katapun keluar. Aku ingin bilang, aku sakit melihat kamu sakit. Nam...

Kekuatan Cinta

Gambar
Pagi ini kutulis untaian-untaian kata. Entah apakah masih bisa kutulis lagi jika tanpa dirimu? Aku tidak pernah ingin dan tidak akan mau ada orang lain yang menggantikan sosok dirimu dihatiku. Kau tahu, aku memang selalu merindu. Kau tahu, aku juga selalu teramat sayang. Kau juga tahu, rasa cinta itu pun selalu ada untukmu sejak bertahun-tahun yang lalu hingga sekarang dan juga esok nanti. Dan ketika semua rasa itu bergabung menjadi satu. Hanya ada satu kalimat yang terlintas dalam benakku, aku ingin bersamamu. Bersama kita lewati angkuhnya dunia ini. Saat sore menjelang, lamat-lamat suara adzan terdengar. Dan aku selalu ingin berkata, jangan lupa sholat! Berdoalah pada-Nya, mintalah bimbingan-Nya, karena hanya Ia yang mampu mengabulkan doa kita. Berdoalah agar kita segera dipertemukan. Berdoalah, jika memang kau dan aku adalah pasangan jiwa, maka kita akan dipersatukan. Berdoalah untuk semua ini. Dan aku harus mengucapkan terima kasih untuk doamu itu. Aku tahu, kau akan selal...

Kutipan Filosofi Kopi

Gambar
"Sesempurna apa pun kopi yang dibuat, kopi tetaplah kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin disembunyikan." ‒Filosofi Kopi [1996] "Satu menggenapi, tetapi adakah dua akan membunuhku?" ‒Mencari Herman [2004] "Hidup ini cair. Semesta ini bergerak. Realitas berubah." ‒Surat yang tak pernah sampai [2001] "Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia." ‒Surat yang tak pernah sampai [2001] "Sebuah hubungan yang dibiarkan tumbuh tanpa keteraturan akan menjadi hantu yang tidak menjejak bumi." ‒Surat yang tak pernah sampai [2001] "Di hamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir." ‒Salju Gurun [1998] "Setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri, karena kau... berbeda." ‒Salju Gurun [1998] "Membuka diri tidak sama dengan menyerahkannya." ...

Penyesalan

Gambar
Telah lama aku mengenalmu dan sempat pula kau menjadi milikku. Namun badai menghampiri hubungan ini. Kita terpisah bagaikan langit dan bumi yang tak pernah bisa menyatu. Luka lama yang aku buat membuatmu kecewa kepadaku. Betapa bodohnya aku, saat kutinggalkan pelangi hatiku. Awan mendung selalu menyelimuti hati ini. Terkadang pecah menjadi butiran-butiran yang membasahi wajah ini. Meski kini kau bukan milikku lagi, rasa yang sama masih aku miliki seperti saat kita masih bersama sebagai dua sejoli yang saling mengasihi. Kata maaf tak henti aku ucap. Rasa penyesalan masih terus membayangi hatiku. Cintaku masih seluas samudera seperti saat kita masih bersama. Tetesaan tinta ini tak mampu melukiskan betapa menyesalnya aku telah meninggalkan kamu yang selalu bisa melukis garis lengkung di wajahku. Jika aku boleh meminta kepada Tuhan, aku ingin untuk selalu ada disisimu. Aku meminta kepada bulan dan bintang. Agar mereka selalu menjagamu dalam tidur lelapmu. *Tugas Bahasa Indonesia...

Pancaran Auramu

Gambar
Auramu memancarkan cahaya. Keindahan dan kesempurnaan, meskipun aku tahu kesempurnaan itu tak akan pernah ada. Tapi bagiku kau adalah jiwa yang sempurna. Mentari mungkin akan malu jika dibanding-bandingkan dengan cahaya dirimu, lalu ia akan bersembunyi dibalik gunung. Ia tahu cahayamu menentramkan, tidak seperti dirinya yang menyengat. Kau mengindahkan hari-hari, tidak sepertinya yang kadang membuat jeri. Mentari dan dirimu memang berbeda. Tapi jika menatap fotomu, aku seperti menatap mentari. Meskipun dirimu tidak menyilaukan tapi kau begitu susah kujangkau. Meskipun begitu aku tak akan lelah. Aku masih berharap dan akan selalu berharap. Aku berharap akan bertemu denganmu. Aku ingin menjabat tanganmu dan mengatakan "hai, ini aku". Dan akan kulepas rasa rindu ini padamu.

Kekuatan dan Cinta

Gambar
Manusia dianugerahkan memliki kekuatan. Disaat dirinya jatuh bahkan tersungkur dan sulit untuk bangkit kembali. Manusia akan mengeluarkan kekuatan yang tersembunyi dengan ketabahannya. Manusia diberi akal untuk membentuk kekuatan kembali ketika terjatuh. Dengan upaya seorang diri tanpa bantuan orang lain, dengan cara berfikir, tabah dan berusaha bangkit dari jatuh manusia bisa melakukan itu. Manusia memang dianugerahkan memiliki kekuatan yang luar biasa. Manusia memang bisa bangkit sendiri tanpa bantuan orang lain dengan kekuatan yang dimilikinya. Namun manusia tidak bisa bangkit tegak, lurus, bahkan sempurna tanpa cinta dan kasih sayang. Dengan cinta dan kasih sayang yang kita berikan. Dengan cinta dan kasih sayang yang diberikan kepada kita. Kekuatan yang kita dapat akan terasa lebih luar biasa bila ada dorongan, motivasi dan semangat dari orang yang kita cinta. Manusia butuh semangat, dukungan dan motivasi dari orang lain terlebih lagi dari orang yang kita cintai. Manusia ...