Rindu


UNTAIAN kata tak mampu kutorehkan untuk mengungkapkan semua perasaanku. Inilah aku yang akan selalu menyayangimu. Di sini aku selalu merindumu. Rindu yang hadir setiap saat, bahkan disaat aku terjaga dalam pekatnya sang malam.

Malam membangunkanku, mengajakku menulis bersama lara hati yang dalam. Aku lara karena tak jua bisa berjumpa. Aku yang selalu terlara-lara bersama separuh jiwa.

Malam memuncak dan perlahan-lahan bergulir menjadi subuh. Aku masih tetap terjaga memandangi potretmu, yang selalu mampu menenangkan jiwaku. Kau satu-satunya keindahan dalam hidupku. Kau adalah kerinduan terbesarku.

Aku rindu. Aku yang selalu merindu. Aku rindu tulisan-tulisan yang kau buat khusus untukku. Aku merindukan setiap sisi kehidupanmu. Baik-buruk, senang-sedih, ceritakan saja ... aku merindukannya. Aku rindu padamu.

Postingan populer dari blog ini

Pertunjukan Drama Musikal "WOYZECK" karya Georg Buechner

Singkatan Chatting Populer

Senior VS Junior