Sahabatku
Oh Tuhan...
Jagalah sahabat-sahabatku
Jangan buat hatinya bersedih
Jangan sampai pula air matanya menetes
Jika itu terjadi, hilang semangatku
Karena... sebagian semangatku ada pada dirinya
Sahabat...
Apabila aku kedinginan
Hangatkanlah aku dengan pelukanmu
Apabila aku kesepian
Datanglah... hibur aku dengan suaramu
Apabila aku bersedih
Relakan pundakmu buatku bersandar
Apabila aku menangis
Relakan tanganmu basah untuk mengusap air mataku
Apabila aku sakit
Rawatlah aku dengan perhatianmu
Apabila aku tlah tak berdaya
Bantulah aku dengan kasih sayangmu
Sahabat...
Kumohon bila aku mati
Jangan mandikan aku dengan air matamu
Kumohon bila aku tlah terkubur
Kuburlah aku dalam hatimu
Jagalah sahabat-sahabatku
Jangan buat hatinya bersedih
Jangan sampai pula air matanya menetes
Jika itu terjadi, hilang semangatku
Karena... sebagian semangatku ada pada dirinya
Apabila aku kedinginan
Hangatkanlah aku dengan pelukanmu
Apabila aku kesepian
Datanglah... hibur aku dengan suaramu
Apabila aku bersedih
Relakan pundakmu buatku bersandar
Apabila aku menangis
Relakan tanganmu basah untuk mengusap air mataku
Apabila aku sakit
Rawatlah aku dengan perhatianmu
Apabila aku tlah tak berdaya
Bantulah aku dengan kasih sayangmu
Sahabat...
Kumohon bila aku mati
Jangan mandikan aku dengan air matamu
Kumohon bila aku tlah terkubur
Kuburlah aku dalam hatimu
Sahabat memang tempat curahan hati, tetapi sahabat bukan wadah masalah. Sahabat juga seperti kekasih. Minta dimengerti, dimanja, diperhatikan. Dan juga diberi senyum setiap hari. Bukan hanya diberi air mata ketika patah hati. Bukan hanya dibagi kesedihan di saat hati hancur. Tetapi sahabat perlu dlindungi perasaannya. Dibagi kebahagiaan, seperti berusaha membuat bahagia sang pacar. Mencari sahabat tidak semudah mencari teman di dekat kita. Tidak semua orang bisa menjadi sahabat. Maka dari itu jangan hanya berbagi kesedihan untuk sahabat.
Komentar
Posting Komentar