Cinta dan Harapan
Kau mempesonaku sejak pertama kita berjumpa. Senyummu yang indah membuatku terpana, keanggunanmu membuatku semakin mengagumimu. Mengenal dan bersama denganmu adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan padaku.
Ah, memoriku kuputar kembali, terbayang kenangan kita saat itu. Semuanya indah, terasa sempurna nyaris tak bercela. Tapi kini semua berubah, kau terbaring di sana berjuang dari rasa sakit yang mungkin akan merenggut jiwamu.
Tiga bulan lamanya kau terbaring dalam koma. Tapi aku tak akan lelah. Aku akan selalu di sini bersamamu, di sampingmu, menunggumu kembali menatap dunia ini lagi.
Aku senang telah mengenalmu, menjadi bagian dalam hidupmu. Terima kasih telah mempercayakanku menjadi pangeran di hatimu. Aku akan bertahan melalui masa-masa sukar bersamamu. Aku mencintaimu dalam kebahagiaan dan kesedihan, dalam pahit dan manis kehidupan ini.
Ah, memoriku kuputar kembali, terbayang kenangan kita saat itu. Semuanya indah, terasa sempurna nyaris tak bercela. Tapi kini semua berubah, kau terbaring di sana berjuang dari rasa sakit yang mungkin akan merenggut jiwamu.
Tiga bulan lamanya kau terbaring dalam koma. Tapi aku tak akan lelah. Aku akan selalu di sini bersamamu, di sampingmu, menunggumu kembali menatap dunia ini lagi.
Aku senang telah mengenalmu, menjadi bagian dalam hidupmu. Terima kasih telah mempercayakanku menjadi pangeran di hatimu. Aku akan bertahan melalui masa-masa sukar bersamamu. Aku mencintaimu dalam kebahagiaan dan kesedihan, dalam pahit dan manis kehidupan ini.
.
